Sebentuk pengakuan diri.

Aku bukan orang yang terlalu religius
Aku masih sering bandel
Masih sering bolos ke gereja saat hari minggu
Aku bahkan sering bikin Tuhan sedih saat aku asik dengan duniaku dan melupakan-Nya

Aku anak perempuan-Nya yang sedang beranjak dewasa
Mencari ini itu diluar rumah
Dan baru pulang merajuk dan menangis di pangkuan-Nya saat aku dikecewakan.

Read More »

Advertisements

Suara hati terdalamku… tentang aku, tentang Tuhan ku…

senyam-senyum sendiri ngeliat tulisan bertahun-tahun yang lalu… ternyata pernah sealay itu.. pernah sekacau itu.. pernah diproses seperti itu.. kalau sebelumnya aku telah memposting salah 1 tulisanku di “masa lalu”… aku pun akan melakukan hal yang sama sekarang.. tulisan ini dibuat tanggal 4 September 2011. entah apa yang terjadi waktu itu, dari isi tulisannya sih pastilah aku baru saja melewati salah satu perjalanan kehidupanku yang cukup berliku..

Banyak hal yang terjadi dalam kehidupanku, sangat banyak hal.. baik yang kecil maupun yang besar, dari sebuah kebetulan demi kebetulan yang merangkai jadi suatu episode kehidupan.

Banyak masalah yang aku hadapi, bahkan semua orang pasti punya masalah. Setelah aku merenung dan setelah sering kali aku menyalahkan Tuhan, menyalahkan keadaan, menyalahkan orang-orang di sekelilingku dan menyalahkan diriku sendiri. Aku baru menyadari kalau semua itu adalah cara Tuhan untuk menegurku, mengajarku, memprosesku dan membentukku menjadi seperti yang Tuhan mau.

Sering aku bertanya “Tuhan, kenapa harus aku? “ “Tuhan, kenapa mereka bisa dapat apa yang mereka mau dan aku tidak?” “ Tuhan, kenapa mereka nampaknya selalu bahagia dan aku selalu memendam kesakitan demi kesakitan yang aku alami?? “

Kalian mau tau apa jawab Tuhan?? Kadang rasanya Tuhan gak menjawabku, doaku sepertinya diacuhkan Tuhan, apa yang aku perjuangkan bertahun-tahun nampaknya benar-benar tak membuahkan hasil

Segala sesuatu yang aku banggakan, yang aku butuhkan pergi meninggalkan aku, hilang, lenyap, aku gagal dalam banyak hal. Kuliah, hubunganku dengan keluargaku, dengan  sahabat bahkan hubunganku dengan orang-orang disekelilingku hancur. Sepertinya tak ada yang berhasil.

Aku terpuruk, aku ada dalam rasa kecewa yang luar biasa mendalam untuk orang lain dan untuk diriku. Dan saat aku benar-benarterpuruk dan sama sekali gak ada alasan untuk bangkit dan mencoba menggunakan kekuatanku, Tuhan mengangkatku dengan kasih Nya yang luar biasa. Memberikan aku pengertian bahwa aku berharga di mataNya itu sebabnya aku diproses sedemikian rupa supaya aku gak jadi anak gampangan. Mengizinkan banyak masalah yang terjadi supaya aku menjadi anak yang kuat.  

Menegurku bahwa selama ini aku telah jauh, aku hilang fokusku pada Tuhan, aku tak lagi setia akan komitmenku mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan, aku gak lagi dekat dengan Tuhan karena aku merasa ada dalam titik aman, oleh karena itu Tuhan mengambil semuanya. Supaya aku sadar kalau aku Cuma punya Tuhan, Tuhan sumber segalanya, Tuhan yang gak akan pernah mengecewakanku apapun yang terjadi bahkan saat aku telah benar-benar mendukakan hati Tuhan. 

Saat aku kembali pada Tuhan, Tuhan membrikan aku kepekaan untuk mengerti rencanaNya dalam hidupku. Satu hal yang aku mengerti yang Tuhan mau, Tuhan mau aku menyenangkan hati Tuhan.

Saat aku dekat dengan Tuhan, Tuhan akan selalu menjadi penghiburanku, kekuatanku, memberikan aku sukacita dan membrikan aku alasan untuk bangkit lagi.

Mungkin aku gak sebaik orang lain, mungkin aku gak cukup berharga dan bernilai dimata orang lain, tapi aku selalu akan menjadi permata yang berharga di mata Tuhan, karena aku anakNya. Mungkin aku gak sebaik orang lain dan punya kehidupan rohani yang luar biasa, yang jelas Tuhan masih mengasihiku dan akan terus mengasihiku sehinnga Ia akan tetap setia membawaku melekat padaNya. Mungkin butuh waktu yang lama dan proses yang panjang tapi kelak aku akan menjadi seseorang yang lebih dari pemenang !! Menang dari semua sakit hati, menang dari kecewaku, menang dari kegalauan dan aku jadi anak yang menyenangkan hati Tuhan dan semua orang, jadi berkat untuk kemulian nama Tuhan…

Wahahah… ini bukan catetan galau ya.. aku Cuma mau bagi ke teman-teman apa yang aku dapatin, ini juga bukan kerjaan iseng tapi Roh kudus nuntun aku untuk nulis ini.  Ada 2 kata penting yang sering aku atau teman-teman lupain yaitu BERSERAH SEUTUHNYA, kadang kita terlalu egois untuk sekedar mengakui kalau kita gak ada apa-apanya tanpa Tuhan, tanpa sadar kita telah berjalan jauh sendiri karena kita rasa kita cukup mampu, dan saat masalah datang kita akan menyalahkan Tuhan karena merasa Tuhan telah lengah untuk menjaga kita padahal kita yang telah lengah dan membuka kesempatan untuk iblis mempengaruhi kita dan membuat kita gak peka ama Tuhan. Seberat apapun masalahmu, bahkan saat kamu ngerasa kalau Tuhan ninggalin kamu, ingat… kalau Tuhan itu Bapa yang baik, yang gak akan tega biarin kamu celaka gitu aja, Tuhan Cuma nunggu waktu yang tepat dengan cara yang tepat untuk turun tangan dan pulihkan hidup kita. Ingat ceritanya Ayub kan??  Tuhan selalu punya alasan untuk setiap hal yang terjadi dalam hidup kita, tinggal gimana caranyanya kita mau peka ama apa yang Tuhan mau.. Tuhan punya cinta yang luar biasa untuk aku dan juga kalian jadi kita mesti punya cinta yang besar pula untuk Tuhan. 

Thank You God for The Air that I breathe

Kadang kita tidak akan menyadari pentingnya hidup sampai kita nyaris kehilangannya

Kadang kita tidak menyadari betapa berharganya seseorang dan betapa kita menyayanginya sampai kita nyaris tak bisa bersama lagi

Rasa kehilangan adalah ketakutan yang kadang sulit diungkap dengan kata- kata… rasanya daging dan tulang ini ingin berbuat lebih untuk menjaganya tapi otak dan hati menyadarkan kalau tidak ada yang bisa dilakukan.

BERSYUKUR !!!! yah… bersyukur.. kemudian menangis, bukan karena telah kehilangan tapi bersyukur karena masih diberikan 1 kali lagi kesempatan untuk memiliki. Nyaris kehilangan Ayah tercinta karena sebuah kecelakaan.. Tapi aku bersyukur, karena Tuhan masih mengizinkan Ayah ku terus hidup dan melihatku tumbuh dewasa dan bertambah usia.

Makasih banyak Tuhan… untuk nafas kehidupan ini… makasih untuk kesempatan yang masih aku dapatkan untuk bersama-sama dengan orang-orang yang aku cintai…

1 hal yang selama ini aku tau tapi baru benar-benar aku memahaminya sekarang.. masih dikasih hidup dari Tuhan itu artinya Tuhan masih punya banyak rencana Nya untuk hidupku..

Aku merasa bodoh, pernah saat ada masalah kemudian berpikir “aku benci kehidupan ini”

Kini aku lebih menghargai hidup ini… bersama orang-orang yang aku kasihi dan mencintaiku.. berjuang untuk mereka.. membuat mereka bahagia… jadi alasan mereka tersenyum.. ah Tuhan… aku ingin hidup 1000 tahun lagi bersama mereka.. orang tua ku… keluarga ku.. kerabatku… tetap jaga mereka untukku Tuhan…  dan makasih banyak untuk cinta Mu Tuhan.. kecup hangat untuk Mu penciptaku…