Reaksi

Aku perempuan yang menghendaki;

Engkau lelaki,

Kepada setiap bualan, rayuan  dan tipu dayamu
Aku ingin, pun hendak
Luruh pada semua dan semaumu
Mendekap erat degup jantung yang bertalu bagai tifa dan totobuang
Jemari yang meliuk di antara rambutmu yang lebat bagai padang ilalang.

Aku hendak,
Menelusuri tegas garis rahangmu dengan kecupan-kecupan
Mengulum manis bibir sisa tembakau
Menghirup dalam bau kayu manis pada tengkukmu.

Kita manusia,
Yang menghendaki
Menyatu dalam badani
Pun gelora dan perasaan-perasaan yang membuncah
Melayang di atas ledakan endorphin
Dengan erangan dan peluh yang meninggalkan jejak pada tilam.

Maka ketika kau berhadap-hadapan denganku, kau katakan :
“Aku cinta padamu”
Lalu aku pun begitu.

Malang, April 2016

Tentang rencana hari besok

TheLittlePrince

Hari ini, saya menonton sebuah film kartun dengan judul “The Little Prince”. Film ini diadopsi dari Novel dengan judul yang sama Karya Antoine de Saint-Exupery. Bercerita tentang seorang gadis kecil yang bercita-cita masuk ke “Werth Academy”, lebih banyak itu adalah cita-cita ibunya yang merupakan alumni Werth Academy. Menurut ibunya, jika bersekolah di situ maka masa depan gadis kecil ini akan cerah, akan mendapatkan perkerjaan yang bagus dan karir yang cemerlang. Maka mereka pindah ke sebuah kota kecil di dekat sekolah tersebut. Kota yang sangat teratur, dengan rata-rata penghuninya adalah orang-orang dewasa yang menjalani hidup dengan sangat teratur bahkan hanya berupa rutinitas. Terlalu serius dan membosankan.

Demi cita-citanya, ibu gadis kecil ini mengatur apa saja yang harus dilakukan oleh gadis kecil ini. Rencana jangka panjang. Mulai dari rutinitas apa saja yang harus dilakukan setiap jam, hari, minggu, bulan, tahun bahkan rencana untuk sepanjang hidup. Maka yang dilakukan gadis kecil ini adalah sebuah rutinitas tiap harinya dari bangun pagi sampai kembali tidur hingga tidak sempat untuk menikmati hidupnya; masa kecilnya.

Read More »

The Shawshank Redemption

the-shawshank-redemption.18663

Tadi malam, saya menonton sebuah film berjudul “The Shawshank Redemption”. Sebuah film lama tahun 1994 yang diadaptasi dari sebuah cerita pendek karya Stephen King. Film ini masih menduduki rating nomor 1 di IMDB dengan rating 9.3. Sebelumnya saya belum pernah menonton sebuah film dengan rating sangat tinggi.

The Shawshank Redemption bercerita tentang seorang bankir, Andy Dufresne, yang keliru divonis bersalah membunuh istri dan pria simpanan istrinya. Pada tahun 1947 ia dijebloskan ke dalam sebuah penjara bernama Shawshank, sebuah penjara yang terkenal kesadisannya. Andy diberi hukuman dua kali umur hidupnya.

Read More »

Surat Lamaran Tukang Pos

Malang, 6 Agustus  2015

Hal : Lamaran Menjadi Tukang Pos


Kepada Ytk,

Bosse

Di Pos Cinta

 

Dengan hormat,

Sesuai dengan penawaran lowongan menjadi tukang pos, seperti yang termuat di Timeline saat Bosse atau para tukang Pos terdahulu ngetwit memberikan informasi. Maka lewat surat lamaran resmi yang tidak resmi-resmi amat ini, saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Pos Cinta untuk menjadi Tukang Pos.

Data singkat saya, seperti berikut ini :

 

Nama                                      Astrid Bonita

Tempat, Tanggal Lahir           : Ambon, 1 Desember 1991

Usia                                         : 23 tahun

Alamat                                     : Jl. I saja dulu No. 1

Telepon                                   : 0812470*****

Email                                       : astrid.bonita01@gmail.com

 

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik dan dengan sangat sadar sepenuhnya menuliskan surat lamaran ini. Sebagai seseorang yang gemar mencurahkan isi kepala dan isi hati melalui tulisan, saya sangat antusias mengikuti setiap proyek menulis yang diselenggarakan oleh Pos Cinta. Setelah 2 tahun berturut- turut menjadi peserta #30HariMenulisSuratCinta, maka kali ini saya bermaksud untuk  bukan hanya menjadi peserta tapi juga turut mengantarkan setiap cinta maupun cerita melalui surat yang dituliskan oleh para peserta #30HariKotakuBercerita kepada pihak-pihak yang dituju. Saya dapat berbahasa Indonesia dengan baik secara lisan maupun tulisan sehingga dapat menulis surat di blog saya sendiri (semoga bisa rajin menulis selama 30 hari), juga membaca setiap surat yang masuk dengan senang hati, baik dan benar.  Dengan latar belakang seorang sanguine, maka dipastikan saya akan dengan riang gembira me-ritwit setiap surat yang masuk, memberikan pengumuman, menjelaskan tata tertib pengiriman surat, juga bercengkrama dengan para klien yang beraneka rupa warnanya.

Demikian surat lamaran ini saya tulis, dan saya sangat berharap dapat menjadi pertimbangan Bosse yang baik hati untuk merekrut saya bergabung ke dalam Tim Pos Cinta yang mempesona. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

 

 

Salam manis,

 

Astrid Bonita

IMG_5439
(Calon) Tukang Pos yang akan mengetuk pintu hatimu dan mengantarkan surat dengan bonus senyum manis.

Dear, Tukang Pos-ku

Kak Chiko tukang pos-ku yang baik hati,
Ini surat kedua yang kutulis hari ini
Semoga kau masih mau mengantarkannya, karena surat ini tidak lain dan tidak bukan tertuju padamu.  

Maaf baru menulis surat untukmu, yang harusnya kulakukan sejak hari pertama; seperti yang lain, sebagai tanda perkenalan.  

I Just wanna say; I Love you(r) Love Letter

Dear kak Arie,
Hallo kak, apa kabar?
Luka (yang katanya) kecil di kaki kirimu sudah diobati kah?
Semoga lekas sembuh ya kak.
Lain kali semoga lebih hati-hati. Baik di jalan, maupun dalam urusan memilih hati.  

Lalu baiknya jika aku langsung saja menjawab pertanyaanmu waktu itu.
Apa ekspresiku saat membaca suratmu?
Tersenyum.
Iya, tersenyum.
Bahkan sebelum membaca suratmu. Aku sudah begitu girang ketika menerima surat darimu.

Read More »

Surat kecil kepada yang berbadan kecil

Hallo kak echa yang badannya selalu dan selamanya kecil,
Rasanya senang sekali membaca surat darimu.
Sudah lama sekali aku tak mendapat surat cinta dari orang lain selain dari papa-ku.
Maaf baru sempat membalas suratmu.
Banyak sekali yang ingin kukirimi surat hingga bingung harus pada siapa terlebih dahulu.  

Perihal bisakah kau bersembunyi di belakangku.
Tentu saja bisa. Tapi aku tak mau.
Aku tak mau kau terus berjalan dengan rasa takut pada hidup.
Kau harus menghadapinya sendiri.

Read More »

Surat anak perempuan, kepada ibunya.

Yang terkasih mami yang selalu ada di hati,  

Maaf karena baru menuliskan surat untukmu
Sejujurnya aku bingung ingin mengatakan apa
Mungkin karena terlalu banyak yang harus dikatakan.  

Kau tau ma?
Sebagian anak yang sudah dewasa, atau merasa dirinya sudah dewasa terkadang sedikit “gengsi” mengatakan rindu
Walau sebenarnya rindunya sudah begitu banyak tertampung.
Maka sebaiknya aku menjadi sebagian lagi anak yang tak enggan mengatakan ini

Read More »

I’m sorry I messed up

Kepada tuan aquarius yang pencemburu,

Jadi apa rasanya setelah sekian lama,
Pada akhirnya kau mampu mengucapkan sayang?  

Jika kau masih saja menanyakan “apakah aku sayang padamu?” jawaban iya.
Walau aku tak yakin apakah aku sudah cukup siap untuk kembali menaruh hatiku pada seseorang.

Read More »

Diam yang paling lantang

Kepadamu yang ingatanku tak mengenal kata lupa tentang segalamu.

Aku takkan lagi bertanya “apakah kau mencintaiku?”
Karena aku takut jawabannya adalah tidak.  

Aku pernah dengan begitu lantang meneriakan betapa aku mencintaimu
Tapi sekarang tidak lagi  
Bukan! Bukan tidak lagi mencintai.
Tapi tidak lagi seberusaha dulu membuatmu merasakan begitu dicintai olehku.  
Sekarang, Aku ingin diam saja
Mencintaimu di dalam diam.
Karena sekarang  rasanya percuma mengucapkan ribuan kata cinta padamu,
Itu takkan membuatmu kembali padaku.  

Aku mau mencintaimu di dalam diam
Selama yang aku bisa
Sedalam yang aku tau.  

Aku akan diam – diam menangis melihatmu berjalan menjauh
Dan menghilang.  
Lalu diam-diam berusaha merelakanmu.  
Ya. Cukup di dalam diam
Kau dengar itu?