Kerinduan.

Pada malam hari kucari jantung hatiku.
Kucari dia di atas ranjangku
Kucari, tetapi tak kutemukan dia.

Sebelum angin timur berembus dari barat
dan sebelum ombak besar pecah menghantam karang hingga kapal karam
Kembalilah kekasihku!

Rindu telah datang tak tepat waktu
Ia menghampiri dengan terburu-buru.

Kembalilah!
Kiranya kau memberiku banyak kecupan
Pun pelukan!

                       Malang, april dua ribu enam belas.

Advertisements

Reaksi

Aku perempuan yang menghendaki;

Engkau lelaki,

Kepada setiap bualan, rayuan  dan tipu dayamu
Aku ingin, pun hendak
Luruh pada semua dan semaumu
Mendekap erat degup jantung yang bertalu bagai tifa dan totobuang
Jemari yang meliuk di antara rambutmu yang lebat bagai padang ilalang.

Aku hendak,
Menelusuri tegas garis rahangmu dengan kecupan-kecupan
Mengulum manis bibir sisa tembakau
Menghirup dalam bau kayu manis pada tengkukmu.

Kita manusia,
Yang menghendaki
Menyatu dalam badani
Pun gelora dan perasaan-perasaan yang membuncah
Melayang di atas ledakan endorphin
Dengan erangan dan peluh yang meninggalkan jejak pada tilam.

Maka ketika kau berhadap-hadapan denganku, kau katakan :
“Aku cinta padamu”
Lalu aku pun begitu.

Malang, April 2016

Tentang rencana hari besok

TheLittlePrince

Hari ini, saya menonton sebuah film kartun dengan judul “The Little Prince”. Film ini diadopsi dari Novel dengan judul yang sama Karya Antoine de Saint-Exupery. Bercerita tentang seorang gadis kecil yang bercita-cita masuk ke “Werth Academy”, lebih banyak itu adalah cita-cita ibunya yang merupakan alumni Werth Academy. Menurut ibunya, jika bersekolah di situ maka masa depan gadis kecil ini akan cerah, akan mendapatkan perkerjaan yang bagus dan karir yang cemerlang. Maka mereka pindah ke sebuah kota kecil di dekat sekolah tersebut. Kota yang sangat teratur, dengan rata-rata penghuninya adalah orang-orang dewasa yang menjalani hidup dengan sangat teratur bahkan hanya berupa rutinitas. Terlalu serius dan membosankan.

Demi cita-citanya, ibu gadis kecil ini mengatur apa saja yang harus dilakukan oleh gadis kecil ini. Rencana jangka panjang. Mulai dari rutinitas apa saja yang harus dilakukan setiap jam, hari, minggu, bulan, tahun bahkan rencana untuk sepanjang hidup. Maka yang dilakukan gadis kecil ini adalah sebuah rutinitas tiap harinya dari bangun pagi sampai kembali tidur hingga tidak sempat untuk menikmati hidupnya; masa kecilnya.

Read More »

The Shawshank Redemption

the-shawshank-redemption.18663

Tadi malam, saya menonton sebuah film berjudul “The Shawshank Redemption”. Sebuah film lama tahun 1994 yang diadaptasi dari sebuah cerita pendek karya Stephen King. Film ini masih menduduki rating nomor 1 di IMDB dengan rating 9.3. Sebelumnya saya belum pernah menonton sebuah film dengan rating sangat tinggi.

The Shawshank Redemption bercerita tentang seorang bankir, Andy Dufresne, yang keliru divonis bersalah membunuh istri dan pria simpanan istrinya. Pada tahun 1947 ia dijebloskan ke dalam sebuah penjara bernama Shawshank, sebuah penjara yang terkenal kesadisannya. Andy diberi hukuman dua kali umur hidupnya.

Read More »

Surat Lamaran Tukang Pos

Malang, 6 Agustus  2015

Hal : Lamaran Menjadi Tukang Pos


Kepada Ytk,

Bosse

Di Pos Cinta

 

Dengan hormat,

Sesuai dengan penawaran lowongan menjadi tukang pos, seperti yang termuat di Timeline saat Bosse atau para tukang Pos terdahulu ngetwit memberikan informasi. Maka lewat surat lamaran resmi yang tidak resmi-resmi amat ini, saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Pos Cinta untuk menjadi Tukang Pos.

Data singkat saya, seperti berikut ini :

 

Nama                                      Astrid Bonita

Tempat, Tanggal Lahir           : Ambon, 1 Desember 1991

Usia                                         : 23 tahun

Alamat                                     : Jl. I saja dulu No. 1

Telepon                                   : 0812470*****

Email                                       : astrid.bonita01@gmail.com

 

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik dan dengan sangat sadar sepenuhnya menuliskan surat lamaran ini. Sebagai seseorang yang gemar mencurahkan isi kepala dan isi hati melalui tulisan, saya sangat antusias mengikuti setiap proyek menulis yang diselenggarakan oleh Pos Cinta. Setelah 2 tahun berturut- turut menjadi peserta #30HariMenulisSuratCinta, maka kali ini saya bermaksud untuk  bukan hanya menjadi peserta tapi juga turut mengantarkan setiap cinta maupun cerita melalui surat yang dituliskan oleh para peserta #30HariKotakuBercerita kepada pihak-pihak yang dituju. Saya dapat berbahasa Indonesia dengan baik secara lisan maupun tulisan sehingga dapat menulis surat di blog saya sendiri (semoga bisa rajin menulis selama 30 hari), juga membaca setiap surat yang masuk dengan senang hati, baik dan benar.  Dengan latar belakang seorang sanguine, maka dipastikan saya akan dengan riang gembira me-ritwit setiap surat yang masuk, memberikan pengumuman, menjelaskan tata tertib pengiriman surat, juga bercengkrama dengan para klien yang beraneka rupa warnanya.

Demikian surat lamaran ini saya tulis, dan saya sangat berharap dapat menjadi pertimbangan Bosse yang baik hati untuk merekrut saya bergabung ke dalam Tim Pos Cinta yang mempesona. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

 

 

Salam manis,

 

Astrid Bonita

IMG_5439
(Calon) Tukang Pos yang akan mengetuk pintu hatimu dan mengantarkan surat dengan bonus senyum manis.

(Bukan) Surat Terakhir

Yang terkasih Kak ius,
Yang entah sedang di Bintaro atau di Kantor Gatot Subroto.  

Bagaimana kabarmu, gendut?
Ya.. Kamu masih saja gendut. Lalu ya sudah gondrong lagi.
Liburan di Gunung Gede menyenangkan kah? 
Sepertinya memang begitu.
Senang (atau mungkin tidak) melihatmu baik-baik saja.  

Kau tau?
Saat aku menuliskan surat ini untukmu, aku sudah mulai baik-baik saja.
Tidak lagi berurai mata di setiap kata yang kutulis lalu mengingatmu.

Read More »

Dear, Tukang Pos-ku

Kak Chiko tukang pos-ku yang baik hati,
Ini surat kedua yang kutulis hari ini
Semoga kau masih mau mengantarkannya, karena surat ini tidak lain dan tidak bukan tertuju padamu.  

Maaf baru menulis surat untukmu, yang harusnya kulakukan sejak hari pertama; seperti yang lain, sebagai tanda perkenalan.  

Happy Birthday, February!

Malang, 26 Februari 2015  

Selamat tanggal 26 Februari Cha!
24 tahun, huh?
Sudah bukan remaja belia lagi ya? :’)  

Bagaimana tahun ini?
Sudah mahir menggunakan high heels kah?
Sudah tak jemu lagi kah mendengar kata “menikah” ?
Atau mungkin sudah mulai menghias wajah dengan bedak lain selain bedak baby dan mulai memakai gincu?  

Apa kabarmu, cha? Baik-baik sajakah?
Rukunkah dengan lelaki-mu? Semoga iya!
Semoga kalian selalu menemukan cara untuk tetap bersama, agar segala alasan untuk berpisah tak akan ada
Termasuk apa yang ada di kolom KTP.  

Maaf belum sempat mengirimkan kau hadiah,
maka bolehkah surat cinta ini sebagai pengganti hadiah maupun kehadiran?  

Cha, Bukankah aneh sekaligus menakjubkan?
saat kita sudah bertahun-tahun tak bertemu, hitungan jari bisa saling bercerita dan mendengarkan, tapi kita tak pernah sekalipun merasa asing satu sama lain.
Bukankah begitu menyenangkan, saat tau bahkan di jauh sana, ada seseorang yang melihat kita sebagai sahabat, pun saudara lalu diam-diam saling merindukan?  

Oh, Prastika Tuasikal. Aku merindukanmu.
Rindu duduk berdua di tempat paling sepi yang bisa kita temui, lalu berbagi segala hal menyangkut ini dan itu.
Kemudian tertawa bagaikan kita telah menemukan sisi diri kita pada satu sama lain.  

Silahkan menghitung dan mengumpulkan banyak angka usia.
Tapi jangan lupa untuk tetap menjadi gadis kecil.
Sudah terlalu banyak perempuan yang berlomba-lomba menjadi dewasa tua, semoga aku dan kau masuk di dalam hitungan tidak.  
Tetaplah menememaniku menjadi gadis yang gemar mememeluk boneka teddy bear yang ada di jiku tempat tidur, juga sering lapar tengah malam.
Tetaplah menjadi dirimu yang begitu apa adanya.
Peduli setan dengan kata orang tentang teori introvert. Kau begitu menyenangkan dengan caramu sendiri.  

Demi Tuhan! Semoga kita lekas bertemu.
Entah di Malang, entah di Bandung, entah dimana saja.
Sebelum jarak kembali membuat kita “kehilangan” satu sama lain.  

Sekali lagi,
Selamat ulang tahun kesayangku,
Diberkatilah kau dengan segala kebaikan.
Diaminkan segala doa dan segala semoga.
Berbahagialah sebanyak mungkin selama masih bisa.  

I love you so muach
XOXO

I Just wanna say; I Love you(r) Love Letter

Dear kak Arie,
Hallo kak, apa kabar?
Luka (yang katanya) kecil di kaki kirimu sudah diobati kah?
Semoga lekas sembuh ya kak.
Lain kali semoga lebih hati-hati. Baik di jalan, maupun dalam urusan memilih hati.  

Lalu baiknya jika aku langsung saja menjawab pertanyaanmu waktu itu.
Apa ekspresiku saat membaca suratmu?
Tersenyum.
Iya, tersenyum.
Bahkan sebelum membaca suratmu. Aku sudah begitu girang ketika menerima surat darimu.

Read More »

Dear Bosse

Malang, 19 Februari 2015

Dear bosse,

Hallo bosse, sebelumnya mau bilang terima kasih untuk surat yang sudah bosse tulis ditengah  – tengah kesibukan mengurus segala urusan duniawi. Senang sekali diundang secara langsung oleh bosse untuk mengikuti gathering tanggal 1 nanti. Lalu aku pun membayangkan apa yang bosse ceritakan, tentang berkumpul bersama, makan, berkenalan, bersenang – senang dan mungkin sekaligus mencari jodoh di Bandung, kota yang katanya tempat banyak sekali orang jatuh cinta.

Kemudian aku sedih sekali karena segala kesibukan dan juga tak cukupnya waktu membuat aku tak bisa mengikuti gathering.

Yah, ternyata Malang – Bandung bisa terasa begitu jauh. Padahal banyak sekali yang ingin ku temui disana, bukan hanya saling menyapa lewat twitter. Terutama aku ingin sekali bertemu tukang pos-ku yang super sekali kak chiko, yang sudah bersusah payah mengantarkan suratku selama 30 hari (walau masih sering bolong nulis surat).

Ini tahun kedua aku mengikuti #30HariMenulisSuratCinta, juga tahun kedua aku gagal mengikuti gathering karena ini dan itu yang tak bisa ditinggalkan disini.

Bosse, maaf ya.. Dengan sangat berat hati tahun ini aku izin tidak mengikuti gathering. Tapi acaranya akan terus kupantau di timeline dengan sedikit dongkol karena tidak bisa turut hadir.

Bosse, semangat ya. Semoga tahun depan #30HariMenulisSuratCinta masih diadakan, semoga tahun depan aku bisa mengikuti gathering, semoga tanggal 1 nanti semua acara di Bandung berjalan dengan lancar. Semoga segala sesuatu yang disemogakan diaminkan. Amin!

Bosse, tolong sampaikan salamku untuk kak chiko, juga kepada semua yang nanti hadir disana. Salam paling hangat dari malang yang dingin.

Yang terakhir, salam perangko, salam tempel dan segala salam penuh cinta kepada bosse yang awesome. Semoga kelak kita bisa bertemu dan bersilaturahmi.

 

Kecup,

Astrid Bonita