Reaksi


Aku perempuan yang menghendaki;

Engkau lelaki,

Kepada setiap bualan, rayuan  dan tipu dayamu
Aku ingin, pun hendak
Luruh pada semua dan semaumu
Mendekap erat degup jantung yang bertalu bagai tifa dan totobuang
Jemari yang meliuk di antara rambutmu yang lebat bagai padang ilalang.

Aku hendak,
Menelusuri tegas garis rahangmu dengan kecupan-kecupan
Mengulum manis bibir sisa tembakau
Menghirup dalam bau kayu manis pada tengkukmu.

Kita manusia,
Yang menghendaki
Menyatu dalam badani
Pun gelora dan perasaan-perasaan yang membuncah
Melayang di atas ledakan endorphin
Dengan erangan dan peluh yang meninggalkan jejak pada tilam.

Maka ketika kau berhadap-hadapan denganku, kau katakan :
“Aku cinta padamu”
Lalu aku pun begitu.

Malang, April 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s